6 Tanaman Sela Kopi yang Menambah Penghasilan Petani

Lorong kebun jangan dibiarkan kosong. Ini 6 pilihan tanaman sela kopi yang cocok di dataran tinggi Gayo dan bisa menambah penghasilan petani. Lahan terpakai gulma hilang kopi subur.

Armiyadi Asa Kopi Gayo

11/6/20261 min read

a man riding a skateboard down the side of a ramp
a man riding a skateboard down the side of a ramp

Kopi baru mulai berbuah sekitar dua sampai tiga tahun setelah ditanam. Selama menunggu, banyak petani hanya mengeluarkan biaya tanpa pemasukan dari kebunnya. Padahal lahan di antara barisan kopi bisa dimanfaatkan.

Pada sistem tanam pagar, kopi ditanam rapat dalam barisan dengan lorong selebar sekitar 3 meter. Lorong inilah yang bisa ditanami tanaman sela untuk menambah penghasilan, terutama saat kopi belum berbuah.

1. Cabai

Cabai cocok di dataran tinggi dan harganya sering tinggi. Masa panennya juga relatif cepat, sehingga bisa memberi pemasukan sambil menunggu kopi berbuah.

2. Tomat

Tomat tumbuh baik di udara sejuk dan pasarnya selalu ada. Pasang ajir agar tanaman tidak rebah ke barisan kopi.

3. Kacang Merah

Tanaman kacang-kacangan membantu menyuburkan tanah karena akarnya mengikat nitrogen dari udara. Kacang merah juga sudah lama ditanam petani di dataran tinggi Gayo.

4. Bawang Daun dan Bawang Merah

Berumur pendek, tidak terlalu tinggi, dan mudah dijual ke pasar lokal. Cocok untuk lorong kebun yang masih terbuka.

5. Sayuran Daun

Sawi, kubis, atau selada bisa dipanen dalam hitungan minggu. Cocok untuk perputaran uang yang cepat, terutama bagi petani yang dekat dengan pasar.

6. Tanaman Penaung di Batas Kebun

Pohon seperti lamtoro atau alpukat bisa ditanam di batas kebun sebagai penaung dan penahan angin. Alpukat juga memberi hasil buah tambahan dalam jangka panjang.

Aturan Penting Menanam Tanaman Sela

Tanaman sela harus membantu, bukan mengganggu kopi:

  • Jangan terlalu dekat dengan barisan kopi. Sisakan jarak agar akar tidak berebut makanan.

  • Pilih tanaman yang tidak terlalu tinggi, supaya kopi tidak kekurangan cahaya.

  • Lakukan rotasi. Jangan menanam jenis yang sama terus-menerus agar hama dan penyakit tidak menumpuk.

  • Hitung pasarnya. Pilih tanaman yang mudah dijual di sekitar tempat Anda.

  • Kurangi tanaman sela saat kopi mulai rimbun dan lorong mulai tertutup.

Dengan cara ini, kebun kopi memberi penghasilan sejak tahun pertama, bukan hanya setelah kopi berbuah. Selengkapnya tentang lorong kebun dan jarak tanam ada di halaman sistem tanam pagar.

Ingin merencanakan kebun kopi dengan tanaman sela? Ceritakan luas dan kondisi lahan Anda, kami bantu susun rencananya.

👉 Konsultasi Kebun lewat WhatsApp

Contacts

email : asacoffeegayo@gmail.com

Socials
Subscribe to our newsletter

(+62) 852-7180-6345