7 Kesalahan Pemupukan Kopi yang Menurunkan Hasil Panen
Pemupukan kopi yang salah membuat hasil panen turun. Kenali 7 kesalahan yang sering dilakukan petani, dari waktu, cara, sampai jenis pupuk.
Armiyadi Asa Kopi Gayo
11/3/20262 min read


Pupuk adalah salah satu biaya terbesar di kebun kopi. Sayangnya, banyak petani sudah mengeluarkan uang untuk pupuk, tetapi hasil panennya tidak naik. Sering kali masalahnya bukan pada pupuknya, melainkan pada cara memberikannya.
Berikut 7 kesalahan pemupukan kopi yang paling sering kami temui.
1. Memupuk Hanya Sekali Setahun
Kopi membutuhkan makanan sepanjang tahun, terutama saat berbunga dan saat buah membesar. Pupuk yang diberikan sekaligus dalam satu kali akan banyak hilang terbawa air hujan. Lebih baik dibagi menjadi dua kali atau lebih dalam setahun.
2. Memupuk Saat Musim Kemarau
Pupuk butuh air untuk larut dan diserap akar. Kalau ditabur saat tanah kering, pupuk hanya menumpuk di permukaan. Waktu terbaik adalah awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan, saat tanah lembap.
3. Menabur Pupuk Menempel ke Batang
Akar penyerap kopi tidak berada tepat di pangkal batang, melainkan menyebar di bawah tajuk daun. Taburkan pupuk melingkar di bawah ujung tajuk, lalu tutup tipis dengan tanah agar tidak mudah hilang.
4. Hanya Memakai Urea
Urea membuat daun hijau dan lebat, tetapi kopi juga membutuhkan unsur lain seperti fosfor untuk akar dan bunga, serta kalium untuk mengisi buah. Kebun yang hanya diberi urea sering rimbun daunnya, tetapi buahnya sedikit dan ringan.
5. Melupakan Pupuk Organik
Pupuk kimia memberi makan tanaman, sedangkan pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang memperbaiki tanahnya. Kulit buah kopi sisa pengolahan pun bisa diolah menjadi kompos. Tanah yang gembur dan kaya bahan organik membuat pupuk kimia bekerja lebih efektif.
6. Dosis Tidak Disesuaikan Umur Tanaman
Tanaman muda, tanaman yang sedang berbuah lebat, dan tanaman tua membutuhkan jumlah pupuk yang berbeda. Memberi dosis yang sama untuk semua tanaman membuat sebagian kekurangan dan sebagian lagi boros.
7. Memupuk di Kebun yang Penuh Gulma
Rumput dan gulma ikut berebut pupuk dengan tanaman kopi. Bersihkan piringan di sekitar tanaman sebelum memupuk, supaya pupuk benar-benar dinikmati oleh kopi.
Mulai dari Jadwal yang Teratur
Kunci pemupukan yang berhasil adalah teratur: waktu yang tepat, cara yang tepat, dan dosis yang sesuai umur tanaman. Jadwal pemupukan lengkap untuk kebun tanam pagar bisa Anda baca di panduan kopi tanam pagar.
Untuk menghitung kebutuhan pupuk kebun Anda, coba juga App Kopi Pagar, aplikasi gratis dari Asa Kopi Gayo yang berisi kalkulator dan kalender pemupukan.
Hasil panen belum naik walau sudah rutin memupuk? Ceritakan kondisi kebun Anda, kami bantu cari penyebabnya.
